“Kami mendorong masyarakat agar kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling secara terjadwal. Keberadaan warga di pos pengamanan secara fisik terbukti sangat efektif untuk meminimalisir niat pelaku tindak kejahatan 3C di pemukiman warga,” tambah petugas tersebut.
Masyarakat Desa Bluri menyambut baik kehadiran polisi yang turun langsung ke lapangan. Warga merasa terbantu dengan adanya arahan mengenai tata cara pengamanan lingkungan yang lebih terorganisir.
Polsek Solokuro juga memberikan tips praktis bagi warga, seperti memastikan pintu rumah terkunci rapat sebelum beristirahat dan tidak memarkir kendaraan di tempat yang sepi atau tanpa pengawasan.
Kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari strategi Polres Lamongan dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Dengan mengedepankan dialog, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat, yang pada akhirnya akan memudahkan tugas kepolisian dalam menciptakan wilayah yang aman.
Polsek Solokuro berkomitmen untuk terus rutin melakukan patroli dialogis ke desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Solokuro. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga warga dapat beraktivitas sehari-hari tanpa merasa khawatir akan gangguan keamanan.
Diharapkan, dengan semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat dalam mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan, Desa Bluri dan desa-desa lainnya di Kecamatan Solokuro dapat terhindar dari potensi tindak kriminalitas dan terus berada dalam situasi yang aman, damai, serta harmonis.





