JAKARTA — Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Penyakit ini terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu atau pembuluh darah di otak mengalami pecah, sehingga sel-sel otak tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup.
Risiko stroke tidak hanya berkaitan dengan pola makan dan aktivitas seseorang sepanjang hari. Sejumlah kebiasaan yang dilakukan pada malam hari juga dapat berkontribusi terhadap berbagai faktor risiko stroke, terutama tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang tidak terkendali, berat badan berlebih, serta kualitas tidur yang buruk.
Mengutip Eating Well, ahli gizi terdaftar Liz Weiss, M.S., RDN, mengatakan rutinitas malam hari dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan dalam jangka panjang. Kebiasaan yang dilakukan secara berulang setelah sore hingga malam hari dapat memengaruhi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Karena itu, menjaga pola hidup sehat tidak cukup hanya dengan memperhatikan menu sarapan, makan siang, atau aktivitas olahraga. Kebiasaan setelah pukul 17.00 juga perlu menjadi perhatian.
Berikut sejumlah kebiasaan malam yang sebaiknya dikurangi atau dihindari untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
1. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Natrium
Makanan dengan kandungan natrium tinggi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Berbagai makanan olahan, makanan cepat saji, keripik, pizza, serta makanan ringan tertentu dapat mengandung natrium dalam jumlah cukup tinggi.
Asupan natrium yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Hipertensi sendiri merupakan salah satu faktor risiko penting terjadinya stroke.
Karena itu, memilih makanan dengan kandungan garam lebih rendah pada malam hari dapat menjadi bagian dari upaya menjaga tekanan darah. Konsumsi makanan segar, sayuran, buah, serta sumber protein yang lebih sehat dapat menjadi alternatif dibandingkan makanan ultra-proses dan tinggi garam.
2. Menjadikan Alkohol sebagai Kebiasaan Malam
Mengonsumsi alkohol pada malam hari juga perlu diwaspadai. Konsumsi alkohol berlebihan dapat berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan berbagai gangguan kesehatan lain yang memengaruhi sistem kardiovaskular.
Selain itu, alkohol dapat mengganggu kualitas tidur. Meskipun pada sebagian orang alkohol dapat membuat tubuh terasa mengantuk, kualitas tidur yang diperoleh belum tentu menjadi lebih baik.
Kurang tidur dan gangguan tidur yang berlangsung terus-menerus dapat berdampak pada kesehatan metabolisme serta tekanan darah. Oleh sebab itu, membatasi atau menghindari alkohol merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
3. Camilan dan Minuman dengan Gula Tambahan
Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula menjelang tidur juga sebaiknya dikendalikan. Minuman manis, makanan penutup, kue, serta camilan dengan tambahan gula dapat meningkatkan asupan kalori harian tanpa memberikan banyak nutrisi penting.





