BERITASIBER.COM — Ikan menjadi salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki kandungan protein dan dapat diolah menjadi berbagai menu. Namun, konsumen tetap perlu memperhatikan kondisi ikan yang dibeli, terutama di tengah kekhawatiran mengenai kemungkinan penggunaan bahan kimia berbahaya seperti formalin pada produk perikanan.
Perhatian terhadap keamanan ikan kembali muncul setelah beredar informasi mengenai temuan ikan yang menunjukkan adanya formaldehida dalam pemeriksaan. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memahami bahwa keberadaan formaldehida pada ikan tidak selalu dapat langsung disimpulkan sebagai bukti bahwa ikan sengaja diberi formalin.
Dalam sebuah video edukasi yang diunggah melalui akun TikTok @cerita_ikan, dijelaskan bahwa sejumlah ikan laut dapat memiliki formaldehida yang terbentuk secara alami. Proses tersebut berkaitan dengan senyawa Trimethylamine N-oxide atau TMAO yang terdapat pada berbagai organisme laut.
Setelah ikan mati, terjadi sejumlah proses kimia dan enzimatis di dalam tubuhnya. Pada jenis ikan tertentu, proses tersebut dapat menyebabkan perubahan senyawa dan menghasilkan formaldehida secara alami.
Karena itu, hasil pemeriksaan yang hanya menunjukkan keberadaan formaldehida perlu dipahami secara tepat. Metode pengujian tertentu dapat mendeteksi keberadaan senyawa tersebut, tetapi belum tentu dapat langsung membedakan apakah formaldehida berasal dari proses alami atau akibat penambahan formalin dari luar.
Meski demikian, kewaspadaan masyarakat terhadap penggunaan formalin pada produk pangan tetap diperlukan. Penambahan formalin secara sengaja pada ikan merupakan praktik yang berbeda dengan terbentuknya formaldehida secara alami dan tidak seharusnya dilakukan pada bahan pangan.
Dugaan penggunaan formalin biasanya dikaitkan dengan upaya mempertahankan kondisi ikan agar tampak lebih awet. Praktik tersebut dapat merugikan konsumen karena membuat produk terlihat masih dalam kondisi baik meskipun kualitas sebenarnya perlu dipertanyakan.
Lantas, bagaimana konsumen dapat memilih ikan yang masih segar?
Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah tekstur daging. Ikan segar umumnya memiliki daging yang kenyal dan elastis. Ketika ditekan secara perlahan, daging ikan segar cenderung kembali ke bentuk semula.





