BERITASIBER.COM – Polsek Lamongan Kota terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukumnya. Melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan pada Senin (3/7/2026) pukul 14.00 WIB, jajaran Polsek Lamongan Kota melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok BBM di empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kecamatan Lamongan Kota.

Kegiatan monitoring tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan yang dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Selain itu, pemantauan dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa kebutuhan energi di wilayah Lamongan Kota tetap terpenuhi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Lamongan Kota, KOMPOL Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., melalui laporan resminya kepada Kapolres Lamongan menyampaikan bahwa hasil monitoring menunjukkan kondisi stok BBM di seluruh SPBU yang dipantau masih dalam keadaan aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat. Laporan tersebut juga ditembuskan kepada Wakapolres Lamongan, Kabag Ops Polres Lamongan, Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, serta Kasat Intelkam Polres Lamongan sebagai bentuk pelaporan situasi di lapangan.

Hasil monitoring di SPBU 54.622.07 Karanglangit menunjukkan stok Pertamax tersedia sebanyak 7.294 liter, Pertalite sebanyak 15.396 liter, Dexlite sebanyak 2.266 liter, dan Bio Solar sebanyak 12.674 liter. Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar.

Sementara itu, di SPBU 54.622.24 Basuki Rahmad, petugas mencatat ketersediaan Pertamax Green sebanyak 4.831 liter, Pertamax sebanyak 1.313 liter, Pertalite masing-masing 1.046 liter dan 14.951 liter, serta Dexlite sebanyak 1.248 liter. Seluruh jenis BBM tersebut masih dalam kondisi tersedia sehingga pelayanan kepada konsumen tetap berjalan normal.

Monitoring juga dilakukan di SPBU 54.622.08 Kalikapas. Berdasarkan hasil pengecekan, stok Pertamax tercatat sebanyak 1.945 liter, Pertalite masing-masing 12.231 liter dan 7.047 liter, Bio Solar sebanyak 5.059 liter, serta Dexlite sebanyak 879 liter. Seluruh stok masih berada pada kondisi yang dapat memenuhi kebutuhan kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2