LAMONGAN — Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, terus meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam di wilayah Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyasar area persawahan, embung, serta sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, termasuk potensi pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, SH mengatakan, patroli dan monitoring dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan personel kepolisian dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat kondisi lingkungan maupun perubahan cuaca. Selain memantau kondisi wilayah, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali. Kami melakukan pemantauan terhadap debit air embung, kondisi persawahan, serta potensi pohon tumbang. Kami juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan,” ujar IPTU Moch. Sokep.
Patroli kewilayahan tersebut dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026), mulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai. Personel jaga Polsek Sarirejo menyusuri sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sarirejo, khususnya area persawahan dan embung di Desa Gempoltukmloko serta wilayah sekitarnya.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas melakukan monitoring terhadap kondisi debit air embung atau waduk. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi sumber air sekaligus mengantisipasi apabila terjadi peningkatan debit yang berpotensi menimbulkan genangan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan lahan pertanian di sekitar lokasi.
Selain memantau kondisi perairan, personel juga memperhatikan kondisi area persawahan serta lingkungan sekitar yang berpotensi terdampak apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Petugas turut mengantisipasi keberadaan pohon yang berpotensi tumbang dan dapat membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.





