Yang paling sedih Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie dihadapan nelayan Cangkul Padang menyampaikan ikut menyetujui tuntutan penolakan para nelayan Atau ia terpaksa karena tidak paham terkait permasalahan? Atau malah Bu Fitriana takut salah kaprah dalam mengambil keputusan, sehingga memberikan waktu untuk bertemu dengan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.
Disisi lain juga Fitriana yang di Dampingi Susilawati tampak garang berdebat dengan para nelayan. Meski ditengah gejolak keragu-raguan dalam memberikan keputusan.
lembaga legislatif tentu bertugas mendengar semua pendapat rakyat tapi jangan sekedar Mendengar memang, namun harus sependapat dengan pihak eksekutif.
Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) Aceh Tengah mengingatkan kepada Ketua DPRK Aceh Tengah Jangan main main dengan permasalahan ini karena jika Ketua DPRK Aceh Tengah salah Mengambil Keputusan yang tidak sinkron dengan eksekutif akan mengakibatkan Danau Lut Tawar semakin punah merusak ekosistem, Tegasnya Nuzul Azmi.
JARA Aceh Tengah juga mengharapkan bahwa fokus selanjutnya dari pemerintah Aceh Tengah dan DPRK harus mempertegas sikap dan kebijakan kepada para pelaku usaha dan lain sebagainya yang sudah melakukan upaya reklamasi (penimbunan) di sepadan Danau tanpa aturan yang jelas, Pungkasnya (***)





