BERITASIBER.COM | TAKENGON – Pembongkaran cangkul padang dan cangkul dedem di kawasan Danau Lut Tawar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendapat dukungan dari semua pihak, baik nelayan tradisional, masyarakat, organisasi hingga Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh, Sabtu (17/5/2025)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Perwakilan Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA ) Aceh Tengah Nuzulul Azmi S.Pdi menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam menertibkan penggunaan alat tangkap ikan sejenis cangkul padang dan cangkul dedem di kawasan Danau Lut Tawar.

Kebijakan yang di lakukan Bupati Aceh Drs. Haili Yoga sebagai langkah penting demi menjaga keberlangsungan ekosistem danau yang kini mengalami tekanan serius akibat praktik penangkapan ikan oleh masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Danau Lut Tawar salah satu ekosistem air tawar vital di dataran tinggi Gayo dan menjadi habitat utama ikan depik (Rasbora tawarensis), spesies endemik yang kini terancam punah akibat eksploitasi berlebihan yang di lakukan masyarakat setempat.

Walaupun segelintir suara penolakan pembongkaran cangkul padang ini datang dari orang-orang bermental baja. Meski minoritas, mereka lantang dan lugas, tegas menolak perintah Pemerintah yang berencana menggusur tempat mereka mencari rezeki untuk menghidupi keluarga.

Lebih lanjut, Nuzulul Azmi meminta “Penegakan aturan tidak boleh setengah hati. Harus ada kolaborasi kuat lintas sektor, baik dalam menertibkan cangkul Padang pusat kawasan danau lut tawar, Ujarnya Nuzul Kepala Perwakilan JARA Aceh Tengah

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2