BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan Polres Lamongan bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan serta Tim Ketahanan Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional, Jumat (6/2/2026).
Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga di tingkat pedagang dan konsumen.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran sidak adalah Pasar Sidoharjo, Kecamatan Lamongan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap stok dan harga berbagai komoditas pangan strategis dengan mendatangi sejumlah kios pedagang.
Ketua Tim Satgas Saber Pangan Satreskrim Polres Lamongan, Ipda Lizma Ramadhana, menyampaikan bahwa secara umum kondisi stok bahan pokok penting di pasar tradisional masih dalam kategori aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan. Ia menegaskan bahwa mayoritas harga komoditas pangan masih relatif stabil dan terjangkau.
“Berdasarkan hasil pengecekan, sebanyak 14 komoditas pangan strategis di Pasar Sidoharjo masih berada pada kisaran harga yang wajar dan terjangkau. Ketersediaannya juga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu bulan mendatang,” ujar Ipda Lizma.
Namun demikian, ia mengakui adanya kenaikan harga pada komoditas cabai rawit merah. Menurutnya, lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca, khususnya tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen petani.
“Saat ini harga cabai rawit merah terpantau naik hingga Rp 80 ribu per kilogram. Kami berupaya berkoordinasi dengan pihak terkait agar harga bisa kembali stabil di kisaran Rp 60 ribu per kilogram,” jelasnya.





