BERITASIBER.COM — Manajemen Persela Lamongan menunjukkan keseriusannya dalam membangun proyek jangka panjang demi mengembalikan kejayaan klub. Tidak hanya fokus pada pembenahan finansial, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu juga mulai memperkuat fondasi teknis dengan mempertahankan pelatih kepala Bima Sakti untuk musim mendatang.
Keputusan memperpanjang kontrak Bima Sakti disebut sebagai bagian dari strategi besar klub dalam membentuk kembali identitas permainan Persela yang selama ini dikenal memiliki semangat juang tinggi dan karakter pantang menyerah di lapangan.
Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, mengatakan bahwa manajemen ingin menghidupkan kembali filosofi permainan khas Persela yang sempat menjadi ciri kuat klub asal Lamongan tersebut.
“Persela dulu dikenal sebagai tim yang ngeyel, tidak mudah menyerah meskipun materi pemainnya mungkin tidak terlalu mewah. Karakter seperti itu yang ingin kami bangun lagi,” ujar Pradita, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, Persela selama ini juga dikenal sebagai klub yang cerdas dalam merekrut pemain. Dengan anggaran yang tidak selalu besar, Persela mampu menghadirkan pemain-pemain potensial yang kemudian berkembang dan diminati klub-klub papan atas Indonesia.
Sejumlah nama seperti Hendro Siswanto, Zulham Zamrun, Saddil Ramdani, Ahmad Nur Hardianto hingga Dendi Sulistyawan menjadi bukti keberhasilan Persela dalam membina serta mengorbitkan talenta-talenta potensial.
Karena itu, manajemen ingin kembali menerapkan pola perekrutan pemain yang lebih efektif dengan fokus pada kualitas, mental bertanding, dan daya juang tinggi dibanding sekadar nama besar.
“Kami tidak harus membeli pemain mahal. Yang penting pemain itu punya kualitas dan semangat bertarung untuk tim,” katanya.






