Dalam kesempatan itu, Ipda Lizma juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Ia memastikan stok bahan pangan di Kabupaten Lamongan dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Stok untuk satu bulan ke depan masih mencukupi, sehingga tidak perlu khawatir akan kelangkaan,” tegasnya.

Sementara terkait keluhan masyarakat mengenai ketersediaan Minyakita, Ipda Lizma memastikan bahwa pasokan minyak goreng bersubsidi tersebut masih aman. Bahkan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah toko dan mendapati distribusi berjalan normal dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Beberapa toko sudah mendapat suplai langsung dari Bulog, dengan harga eceran tertinggi Rp 15.700 per liter. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Sidak ini menjadi bagian dari upaya preventif aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, mencegah praktik penimbunan, serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, khususnya menjelang hari besar keagamaan, guna menjaga daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi daerah.

Dengan adanya pengawasan intensif ini, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2