Ia juga menggarisbawahi bahwa selama masa baktinya, PKB telah berusaha konsisten mengawal aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, nakhoda baru diharapkan bisa mengakselerasi program-program yang telah berjalan.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Muhammad Ashari, menekankan pentingnya penguatan organisasi di tingkat akar rumput. Menurutnya, Muscab yang digelar serentak di Jawa Timur ini bertujuan untuk memastikan PKB tetap menjadi partai yang responsif.
“PKB tidak boleh hanya hadir di kertas suara saat pemilu saja. PKB harus menjadi institusi layanan politik yang nyata. Artinya, setiap kebijakan dan kerja politik kita harus bisa menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan,” tegas Ashari.
Selain agenda pemilihan ketua baru, Muscab ini juga menjadi forum evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta penyusunan rekomendasi strategis untuk pembangunan Magetan ke depan. PKB berkomitmen untuk tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong sektor pertanian, pendidikan pesantren, dan pemberdayaan UMKM yang menjadi basis massa mereka.
Dengan semangat kebangkitan, Muscab PKB Magetan 2026 diharapkan melahirkan struktur kepengurusan yang segar, progresif, dan mampu membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat Magetan secara luas.





