BERITASIBER.COM | MAGETAN – Eskalasi politik di Kabupaten Magetan mulai menghangat seiring dengan digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara yang dipusatkan di Joglo Kondang Ayem pada hari ini, Sabtu (4/4/2026), menjadi tonggak penting bagi partai berlambang bola dunia ini dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan untuk lima tahun ke depan.

Gelaran ini berlangsung cukup prestisius dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci. Nampak hadir Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, yang memberikan pendampingan langsung dalam proses konsolidasi ini. Selain itu, hadir pula Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Muhammad Ashari, serta jajaran pengurus dari tingkat DPC hingga DPAC (Dewan Pengurus Anak Cabang) di seluruh wilayah Magetan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Muscab ini juga menjadi ajang silaturahmi politik yang harmonis. Hal ini terlihat dengan kehadiran Bupati Magetan, Hj. Nanik Endang Rusminiarti (Bunda Nanik), dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro. Kehadiran pemimpin daerah beserta sejumlah pimpinan partai politik lain menunjukkan posisi tawar PKB yang cukup diperhitungkan dalam peta pembangunan di Bumi Mageti.

Ketua DPC PKB Magetan periode 2021–2026, Suratno, menyampaikan bahwa Muscab 2026 adalah ruang demokrasi bagi kader untuk menentukan figur terbaik. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah, dan siapapun yang terpilih nantinya harus memiliki komitmen tinggi untuk membesarkan partai.

“Muscab ini bukan sekadar agenda rutin pergantian pengurus. Ini adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan dan arah perjuangan partai. Siapapun yang menjadi tonggak kepemimpinan ke depan, tentu harus mengikuti arahan kebijakan DPP maupun DPW agar partai semakin solid dan dekat dengan rakyat,” ujar Suratno dalam sambutannya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2