BERITASIBER.COM – Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia sukses menorehkan tinta emas dalam prestasi pencak silat. Berkat kerja keras, disiplin tinggi, dan dukungan penuh dari seluruh pendekar SH Terate Kabupaten Ponorogo, dapat berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Bumi Reog Competition 2026 (Fair Play Indonesia). Keberhasilan ini mengukuhkan dominasi atlet-atlet Ponorogo di gelanggang kompetisi nasional yang berlangsung ketat dan kompetitif.
Ajang Bumi Reog Competition 2026 sendiri merupakan kejuaraan pencak silat tingkat nasional bergengsi yang diselenggarakan langsung di Kabupaten Ponorogo. Berlangsung selama tiga hari pada tanggal 25 hingga 27 Juni 2026, kompetisi ini berpusat di GOR Singodimedjo, Kabupaten Ponorogo.
Dengan cakupan kompetisi berskala nasional, ajang tahunan ini tidak hanya menjadi wadah utama untuk unjuk kebolehan seni bela diri antar-kontingen tangguh, melainkan juga menjadi upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya luhur bangsa Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, dalam kompetisi nasional tersebut kontingen SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia sukses membawa pulang Piala Bergilir sekaligus dinobatkan sebagai Kontingen Terbaik.
Pencapaian ini diraih setelah mereka juga mengamankan posisi teratas sebagai Juara Umum Favorit I. Dominasi total ini menjadi bukti nyata dari konsistensi pembinaan atlet yang berjalan secara masif, terstruktur, dan berkesinambungan di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Sepanjang kejuaraan, para atlet tampil trengginas dan berhasil mengumpulkan total perolehan medali yang sangat fantastis, yakni 91 medali Emas, 58 medali Perak, dan 78 medali Perunggu. Hujan medali ini didominasi oleh kemenangan di berbagai kelas pertandingan.
Berdasarkan data resmi, rekapitulasi juara per kategori mencatat Juara Umum Kategori Usia Dini Cabang Ponorogo sebagai Juara I dengan raihan 30 emas, 18 perak, dan 26 perunggu. Sementara itu, Juara Umum Kategori Pra Remaja Cabang Ponorogo sukses menempati posisi Juara II setelah mengoleksi 24 emas, 16 perak, dan 27 perunggu.
Tren positif ini terus berlanjut pada kelas yang lebih senior. Pada Juara Umum Kategori Remaja Cabang Ponorogo, kontingen berhasil mengamankan posisi Juara I dengan mengantongi 22 emas, 17 perak, dan 20 perunggu.
Kedigdayaan tim ditutup dengan manis oleh para pesilat senior yang berhasil merebut Juara Umum Kategori Dewasa Cabang Ponorogo sebagai Juara I setelah mengamankan 15 emas, 7 perak, dan 5 perunggu.
Selain itu, kebanggaan tim semakin lengkap dengan dinobatkannya Mas Hafizh Saiful Ghazi sebagai Pelatih Terbaik Cabang Ponorogo, Mbak Hanna Avilia Lorenza sebagai Pesilat Terbaik Remaja Putri Cabang Ponorogo, serta Mbak Anik Tri Wahyuningtyas, S.Pd. yang terpilih sebagai Wasit Juri Favorit.





