Ketua SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia, Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa ini.

Beliau menekankan bahwa prestasi ini merupakan berkah dari komitmen bersama dan doa seluruh warga SH Terate. Keberhasilan ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan dan sportivitas mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat regional maupun nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Alhamdulillah, perolehan juara umum dan piala bergilir ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, serta doa dari seluruh keluarga besar SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia. Prestasi ini bukan hanya tentang piala yang kita bawa pulang, melainkan bukti nyata dari konsistensi kita dalam mendidik generasi muda yang berbudi luhur tahu benar dan salah. Kami sangat bangga atas dedikasi para atlet dan pelatih yang telah berjuang habis-habisan di gelanggang dengan tetap menjunjung tinggi prinsip fair play,” ujar Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si. saat diwawancarai.

Lebih lanjut, kunci keberhasilan teknis di atas gelanggang tidak lepas dari strategi matang yang dipersiapkan oleh tim kepelatihan.

Koordinator Pelatih Kontingen SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo, Aji Bangkit Pamungkas, menjelaskan bahwa program latihan intensif dan penguatan mental menjadi faktor pembeda utama di arena pertandingan. Evaluasi mendalam dari setiap kategori usia dilakukan secara berkala demi memastikan kesiapan fisik dan taktik para pesilat sebelum diterjunkan ke kejuaraan ini.

“Sejak awal persiapan Bumi Reog Competition 2026, kami tim pelatih memang fokus pada penguatan fisik, mental bertanding, dan pendalaman teknik. Pencapaian Mas Hafizh sebagai Pelatih Terbaik dan rekor medali yang didapat adik-adik dari usia dini hingga dewasa adalah hasil dari komitmen latihan yang tidak kenal lelah. Namun, saya selalu ingatkan kepada seluruh tim, di atas langit masih ada langit. Setelah kompetisi ini selesai, kita harus tetap rendah hati, kembali membumi, dan terus berlatih demi menjaga api prestasi agar tidak padam,” pungkas Aji Bangkit Pamungkas.

Dengan berakhirnya kompetisi ini, piala bergilir yang kini resmi bersemayam di Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh siswa dan warga SH Terate di Bumi Reog.

Pengurus cabang berkomitmen untuk tidak terlena dengan euforia kemenangan, melainkan langsung bersiap menyusun program jangka panjang demi menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Melalui prestasi masif dari usia dini hingga dewasa ini, SH Terate Cabang Kabupaten Ponorogo Pusat Madiun Indonesia kembali membuktikan bahwa mereka tidak hanya menjadi wadah persaudaraan yang kuat, tetapi juga kawah candradimuka yang melahirkan pesilat-pesilat tangguh bermental juara demi mengharumkan nama bangsa di masa depan.(Edi Marpaung)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2