“Kami juga menyediakan pojok bermain. Pojok ini bisa digunakan sebagai area bermain tradisional. Sehingga perpustakaan tidak hanya sekadar tempat membaca namun memberikan manfaat lebih luas,” ungkapnya.
Untuk memudahkan akses membaca buku di setiap waktu terdapat juga pojok baca di masing-masing kelas. Pojok baca ini disetting sendiri oleh para siswa dan dilombakan setiap jeda semester.
“Siswa bisa cari tempat membaca di gazebo literasi. Kita siapkan total lima gazebo yang ditaruh di tempat-tempat strategis di luar kelas,” tandasnya.
Saat ini perpustakaan MTsN 1 Kudus juga sudah menyediakan akses digital yaitu automasi sistem layanan online dan barcode. Dengan ketersediaan buku hingga 3.500 judul buku fisik.
“Dan adanya inovasi baru tersebut bisa meningkatkan kunjungan siswa. Yang sebelumnya hanya 100 siswa per hari kini mencapai 200 siswa bahkan lebih,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






