BERITASIBER.COM – Hubungan Indonesia dan Thailand tidak hanya dibangun melalui kerja sama akademik, tetapi juga lewat pertukaran budaya. Hal itu terlihat dalam kegiatan KKN Internasional Universitas Bojonegoro (UNIGORO) bersama civitas akademika Thaksin University, Hatyai, Thailand.

Mahasiswa KKN Internasional UNIGORO mengikuti pelatihan Muay Thai sekaligus memperkenalkan pencak silat kepada mahasiswa, dosen, dan praktisi seni bela diri di Thaksin University. Kegiatan yang berlangsung pada 4 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertukaran budaya yang mempertemukan dua seni bela diri khas dari Indonesia dan Thailand.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana interaktif. Mahasiswa UNIGORO tidak hanya menjadi peserta yang mempelajari Muay Thai, tetapi juga mendapat kesempatan membawa pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia ke lingkungan akademik Thailand.

Setibanya di Thaksin University, mahasiswa KKN Internasional UNIGORO mengikuti sesi latihan dasar Muay Thai. Pelatihan dipandu langsung oleh instruktur profesional dari Thaksin University.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah teknik dasar Muay Thai. Materi latihan mencakup kuda-kuda, teknik pukulan, tendangan, hingga gerakan pertahanan diri.

Bagi mahasiswa UNIGORO, pelatihan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena mereka dapat mempelajari Muay Thai secara langsung di Thailand, negara yang dikenal sebagai tempat berkembangnya seni bela diri tersebut.

Ketua Kelompok KKN Internasional UNIGORO, Moch. Ihza Rhoudhotul Huda, mengatakan para mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Menurutnya, pengalaman belajar Muay Thai secara langsung memberikan wawasan baru yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran teori.

“Alhamdulillah, kami sangat senang mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusias. Kami memperoleh pengalaman baru dan bisa berlatih Muay Thai langsung di negara asalnya,” ujar Ihza, Jumat (7/8/2026).

Usai mengikuti pelatihan Muay Thai, mahasiswa UNIGORO kemudian memperkenalkan pencak silat kepada civitas akademika Thaksin University.

Tiga anggota kelompok KKN Internasional UNIGORO tampil memperagakan jurus tunggal Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI). Demonstrasi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menunjukkan karakteristik pencak silat sekaligus menjelaskan seni bela diri tersebut sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

Salah satu mahasiswa yang tampil adalah Miftakhul Rhozaq. Selain menjadi anggota kelompok KKN Internasional UNIGORO, Miftakhul merupakan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat UNIGORO.

Miftakhul tidak hanya memperagakan gerakan pencak silat. Setelah demonstrasi, dia mengajak mahasiswa, dosen, dan praktisi Muay Thai Thaksin University untuk mencoba sejumlah teknik dasar pencak silat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2