Interaksi tersebut membuat kegiatan pertukaran budaya berlangsung semakin menarik. Peserta dari Thailand dapat merasakan secara langsung gerakan dasar pencak silat, sementara mahasiswa UNIGORO sebelumnya telah mendapatkan pengalaman mempraktikkan Muay Thai.

Miftakhul menyebut respons civitas akademika Thaksin University terhadap pencak silat cukup antusias. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkenalkan budaya Indonesia dalam forum internasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Respons mereka sangat antusias. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada masyarakat internasional,” kata Miftakhul.

Pertemuan pencak silat dan Muay Thai tersebut tidak berhenti pada aktivitas olahraga. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dengan lingkungan akademik Thailand.

Melalui Muay Thai, mahasiswa UNIGORO mendapatkan kesempatan mengenal salah satu seni bela diri yang menjadi bagian penting dari budaya Thailand. Sebaliknya, melalui pencak silat, mereka memperkenalkan salah satu warisan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Pertukaran tersebut menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi medium komunikasi yang efektif. Perbedaan bahasa dan latar belakang tidak menjadi penghalang ketika interaksi dilakukan melalui aktivitas yang dapat dipraktikkan bersama.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut juga memperluas perspektif mengenai keberagaman budaya di kawasan Asia Tenggara. Mereka tidak hanya menjalankan program KKN di lingkungan internasional, tetapi juga terlibat langsung dalam membangun komunikasi dengan masyarakat akademik negara lain.

Kegiatan bersama Thaksin University sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara UNIGORO dan mitra akademiknya di Thailand. Pertemuan melalui olahraga dan budaya membuka ruang interaksi yang lebih luas, baik bagi mahasiswa maupun sivitas akademika dari kedua perguruan tinggi.

KKN Internasional UNIGORO dengan demikian tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa di luar negeri. Program tersebut juga menjadi ruang diplomasi budaya melalui generasi muda.

Pencak silat dan Muay Thai yang berasal dari dua negara berbeda justru menjadi titik temu untuk saling mengenal. Dari pertukaran jurus, mahasiswa kedua negara belajar mengenai budaya, membangun komunikasi, dan memperkuat jejaring akademik.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas kerja sama antara Indonesia dan Thailand, khususnya melalui hubungan antarpelajar, perguruan tinggi, olahraga, serta pertukaran budaya.

Bagi UNIGORO, pengalaman di Thaksin University menjadi bagian penting dari perjalanan KKN Internasional. Mahasiswa tidak hanya membawa nama kampus ke tingkat global, tetapi juga membawa pesan bahwa budaya Indonesia dapat diperkenalkan melalui cara yang kreatif, interaktif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2