Selain itu, bagi peraih medali emas, KONI Lumajang juga menyiapkan bonus tambahan sebesar 5 juta rupiah yang akan diberikan saat menerima medali di arena pertandingan. Bunda Indah menambahkan bahwa untuk reward beregu atau ganda, bonusnya akan disesuaikan.
Ketua KONI Lumajang, Budi Satria Andhika, menjelaskan bahwa pada Porprov Jatim ke IX di Malang Raya ini, KONI Lumajang mengikuti 44 cabang olahraga dengan mengirimkan jumlah atlet yang lebih besar, yakni 478 orang, yang terdiri dari 323 atlet, 120 ofisial, dan 35 tim pengawas dari KONI Lumajang.
“Jumlah tersebut merupakan rekor terbesar untuk pengiriman atlet Lumajang di tahun 2025. Sepanjang Porprov Jatim yang bergulir sejak 2007, belum pernah kita kirim sebanyak itu,” jelasnya.
Meskipun Porprov Jatim baru dibuka pada tanggal 28 Juni 2025, beberapa cabang olahraga telah mengawali kompetisi, seperti Hapkido, olahraga karate asal Korea, di mana Lumajang mengirimkan 4 atlet dan berhasil meraih 2 medali perunggu. Begitu juga untuk cabang Taekwondo yang masih berlangsung, atlet Lumajang telah menyumbangkan 1 medali perak.
“Kita sangat berharap, dengan perolehan medali awal ini, dapat memotivasi atlet cabang olahraga lainnya untuk meraih medali dalam setiap nomor yang mereka ikuti,” imbuhnya.
Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, Forkopimda, Danyon 527, Dewan Penasehat KONI Lumajang H. Ngateman, serta sejumlah orang tua atlet.
Dengan semangat dan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah, diharapkan para atlet Lumajang dapat memberikan yang terbaik dan meraih prestasi gemilang di Porprov Jatim IX.(*)





