BERITASIBER.COM – Memperingati Hari Bumi 2026, Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar aksi peduli lingkungan melalui kegiatan penanaman ratusan bibit pohon di kawasan Taman Gajah Mada, Lamongan, Jumat (24/4/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan bertajuk “Gerakan Hijau Marhaenis” itu menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap ancaman kerusakan lingkungan yang semakin dirasakan masyarakat.

Aksi tersebut melibatkan kader GMNI, mahasiswa lintas fakultas, serta sejumlah masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong, peserta menanam berbagai jenis bibit pohon yang dinilai cocok untuk penghijauan kawasan perkotaan dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Komisariat GMNI Unisla Lamongan, Mohammad Ali Khaidari, mengatakan bahwa peringatan Hari Bumi tidak cukup hanya dilakukan melalui seremonial atau kampanye di media sosial. Menurutnya, dibutuhkan langkah konkret yang menyentuh langsung persoalan lingkungan di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kerusakan alam saat ini bukan hanya persoalan ilmiah, tetapi juga menyangkut keadilan sosial. Dampak perubahan iklim, berkurangnya sumber air bersih, banjir, hingga cuaca ekstrem paling besar dirasakan oleh kelompok masyarakat kecil seperti petani, nelayan, dan buruh.

“Perjuangan keadilan sosial hari ini harus berjalan beriringan dengan keadilan ekologis. Kaum marhaen adalah kelompok yang paling rentan ketika alam rusak. Karena itu, menjaga lingkungan adalah bagian dari membela rakyat,” ujarnya di sela kegiatan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2