BERITASIBER.COM – Di tengah fenomena maraknya sekolah yang harus menyewa perangkat komputer untuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, SDN 2 Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, justru menunjukkan kemandirian. Sekolah ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan dana operasional yang tepat, sarana pendidikan yang memadai dapat terpenuhi secara mandiri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berbeda dengan sekolah lain yang terkendala infrastruktur IT internal, SDN 2 Cigoong Selatan memastikan seluruh siswa dapat mengikuti TKA 2026 tanpa harus menyewa atau meminjam perangkat dari pihak luar. Kebutuhan perangkat keras untuk kegiatan berbasis komputer tersebut sepenuhnya tercukupi melalui inventarisasi yang dimiliki sekolah.

Kepala SDN 2 Cigoong Selatan, Mucktar, saat ditemui pada Jumat (24/4/2026) mengungkapkan rasa syukurnya atas kesiapan sekolah. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari perencanaan matang dalam penggunaan anggaran sekolah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Alhamdulillah, kebutuhan laptop kita cukup untuk pelaksanaan TKA tanpa harus sewa atau pinjam dari sekolah lain. Apalagi kegiatan TKA memang dijadwalkan dengan dibagi menjadi beberapa gelombang, sehingga dengan unit yang kami miliki, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan efisien,” ujar Mucktar.

Lebih lanjut, Mucktar menegaskan bahwa pengadaan dan pemenuhan perangkat teknologi merupakan prioritas. Baginya, laptop adalah kebutuhan vital dalam dunia pendidikan modern. Oleh karena itu, ia memastikan bahwa alokasi Dana Operasional Sekolah (BOS) di bawah kepemimpinannya dikelola secara efektif, akuntabel, dan transparan. Penggunaan dana tersebut dimaksimalkan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar, termasuk pemenuhan perangkat IT.

Transformasi SDN 2 Cigoong Selatan tidak hanya berhenti pada penyediaan laptop. Mucktar menuturkan, sejak ia menjabat, fokus perbaikan sekolah juga mencakup aspek infrastruktur dasar.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2