“Kami langsung mendatangi TKP untuk memastikan situasi aman dan kondusif, serta membantu proses evakuasi korban. Saat ini dua korban telah dirawat di RSUD dr. Soegiri Lamongan akibat luka bakar yang diderita. Kami juga masih melakukan pendalaman terkait penyebab ledakan tabung LPG tersebut,” ujar Kompol M. Fadelan di lokasi kejadian.
Kapolsek Lamongan Kota juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam penggunaan tabung gas LPG, memastikan kondisi regulator, selang, dan tabung dalam keadaan layak pakai. Ia menekankan pentingnya melakukan pengecekan secara berkala serta segera mengganti peralatan gas yang sudah rusak atau tidak standar.
Selain itu, pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut, serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian. Polsek Lamongan Kota berkomitmen untuk menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan transparan.
Warga sekitar Perumahan ZAM ZAM tampak membantu proses penanganan pascakejadian dan mengapresiasi respons cepat dari aparat kepolisian serta petugas terkait. Berkat kesigapan bersama, situasi di lokasi kejadian dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Dengan adanya kejadian ini, Polsek Lamongan Kota berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan rumah tangga.
“Kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan,” tandasnya.






