BERITASIBER.COM – Hari pertama penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ribuan masyarakat dan wisatawan memadati sepanjang lintasan karnaval mulai dari Alun-Alun Jember hingga kawasan Kota Cinema Mall, Jumat (24/7/2026), untuk menyaksikan pembukaan ajang fesyen bertaraf internasional yang tahun ini mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jika biasanya parade dibuka dengan penampilan kostum-kostum megah karya para desainer, kali ini panggung pembuka justru diberikan kepada peserta anak-anak melalui World Kids Carnival (WKC) yang dilanjutkan dengan Pets Carnival.

Konsep tersebut sukses menciptakan suasana yang lebih hangat, inklusif, sekaligus menghibur bagi seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Sejak siang hari, ribuan penonton telah memadati sisi kanan dan kiri lintasan parade. Mereka rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan setiap penampilan peserta yang melintas di atas catwalk jalanan sepanjang kurang lebih tiga kilometer.

World Kids Carnival menjadi penampilan pertama yang menyedot perhatian publik. Ratusan peserta cilik dari berbagai daerah di Indonesia tampil percaya diri mengenakan kostum penuh warna yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara. Beragam ornamen khas daerah dipadukan dengan sentuhan modern sehingga menghasilkan karya fesyen yang artistik dan memikat.

Sorak sorai penonton terus mengiringi langkah para peserta cilik. Senyum ceria serta semangat mereka saat menyapa masyarakat menjadi daya tarik tersendiri. Tak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam untuk dibagikan melalui berbagai platform media sosial.

Usai parade anak-anak, kemeriahan berlanjut melalui Pets Carnival yang menjadi salah satu atraksi paling ditunggu pada pembukaan JFC tahun ini. Berbagai jenis satwa peliharaan tampil bersama pemiliknya mengenakan kostum unik dan kreatif.

Mulai dari kucing, anjing, burung, unggas, kambing, kuda hingga reptil ikut berjalan di atas lintasan karnaval. Tingkah lucu dan menggemaskan para satwa kerap mengundang gelak tawa penonton. Beberapa hewan bahkan tampak berinteraksi dengan masyarakat di sepanjang rute sehingga menciptakan suasana yang semakin akrab.

Konsep tersebut menjadi warna baru dalam penyelenggaraan JFC karena tidak hanya menampilkan kreativitas dunia fesyen, tetapi juga memperlihatkan hubungan harmonis antara manusia dan hewan sebagai bagian dari kehidupan yang selaras dengan tema besar yang diusung tahun ini.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2