Presiden Jember Fashion Carnaval, Budi Setiawan, mengatakan tema HEAL (Humanity, Earth and Life) dipilih sebagai refleksi pentingnya membangun kembali keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan seluruh makhluk hidup melalui media seni serta fesyen.
Menurutnya, JFC tidak hanya ingin menghadirkan pertunjukan yang memanjakan mata, tetapi juga menyampaikan pesan sosial dan lingkungan kepada masyarakat luas.
“HEAL bukan sekadar tema tahunan, tetapi sebuah gerakan yang mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap bumi, kemanusiaan, dan kehidupan. Kami percaya fesyen memiliki kekuatan untuk menjadi media edukasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap karya yang ditampilkan dalam JFC 2026 dirancang agar tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga mampu menggugah kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta menghargai keberagaman kehidupan.
Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan JFC masih menjadi salah satu agenda pariwisata unggulan Indonesia yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Selain warga Jember, penonton juga datang dari sejumlah kota seperti Surabaya, Malang, Banyuwangi, Bali hingga Jakarta.
Salah seorang pengunjung asal Surabaya, Fajar (27), mengaku sengaja datang ke Jember untuk kembali menyaksikan penyelenggaraan JFC. Menurutnya, konsep pembukaan tahun ini memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Biasanya pembukaan langsung menampilkan parade kostum utama. Tahun ini lebih berkesan karena diawali penampilan anak-anak dan Pets Carnival. Suasananya lebih hangat, menghibur, dan pesannya juga terasa kuat tentang kepedulian terhadap kehidupan dan lingkungan,” katanya.
Rangkaian Jember Fashion Carnaval 2026 masih akan berlangsung hingga Minggu (26/7/2026). Pada Sabtu (25/7), panitia akan menggelar World Able Art Carnival (WACI) mulai pukul 13.30 WIB yang menampilkan kreativitas para penyandang disabilitas, kemudian dilanjutkan dengan Artwear Carnival pada pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, Grand Carnival sebagai puncak penyelenggaraan JFC 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/7) mulai pukul 13.00 WIB. Parade utama tersebut diperkirakan kembali dipadati puluhan ribu pengunjung yang ingin menyaksikan kemegahan kostum-kostum spektakuler sekaligus mempertegas posisi Jember Fashion Carnaval sebagai salah satu karnaval fesyen terbesar dan paling berpengaruh di dunia.





