BERITASIBER.COM – Dalam upaya menjaga profesionalisme serta memastikan kesiapan operasional personel, Kapolsek Pucuk, AKP Su’ud, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pengecekan berkala terhadap inventaris senjata api (senpi) dan amunisi dinas milik Polsek Pucuk. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gudang senjata Mapolsek Pucuk pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan untuk memastikan seluruh inventaris negara berada dalam kondisi baik, aman, serta siap digunakan sewaktu-waktu dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Selain memeriksa kondisi fisik senjata api, kegiatan juga difokuskan pada pengecekan jumlah amunisi, sistem penyimpanan, hingga kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan perlengkapan dinas.
Dalam pelaksanaannya, AKP Su’ud didampingi sejumlah pejabat utama Polsek Pucuk serta petugas yang bertanggung jawab atas pengelolaan gudang senjata. Seluruh inventaris diperiksa secara teliti mulai dari kebersihan, kelengkapan komponen, fungsi mekanis, hingga keamanan penyimpanan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh senjata api inventaris Polsek Pucuk berada dalam kondisi baik, terawat, dan layak digunakan. Berdasarkan data inventaris, Polsek Pucuk memiliki dua pucuk senjata api laras panjang jenis Mouser serta empat pucuk senjata api laras pendek jenis revolver.
Seluruh senjata tersebut disimpan secara terpusat di gudang senjata dengan sistem pengamanan berlapis dan dalam kondisi terkunci sesuai ketentuan yang berlaku. Penyimpanan secara terpusat dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api dinas agar tetap sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan institusi Polri.
Selain melakukan pengecekan senjata api, Kapolsek juga memeriksa ketersediaan amunisi yang tersimpan di gudang logistik. Berdasarkan hasil pemeriksaan, jumlah amunisi laras panjang jenis tajam tercatat sebanyak 52 butir, sedangkan amunisi tajam untuk laras pendek berjumlah 73 butir. Sementara itu, amunisi karet laras pendek tersedia sebanyak 59 butir, sedangkan amunisi karet untuk laras panjang tidak tersedia.
Pengecekan tersebut juga memastikan kesesuaian antara data administrasi inventaris dengan jumlah fisik yang ada di gudang. Seluruh inventaris dinyatakan lengkap dan tidak ditemukan adanya selisih maupun kerusakan yang dapat mengganggu kesiapan operasional.





