BERITASIBER.COM – Jajaran personel Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melaksanakan kegiatan monitoring lapangan di area lahan pertanian milik Perhutani, yang terletak di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau situasi pasca masa panen raya jagung yang baru saja selesai dilaksanakan oleh para petani setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain memantau kondisi lahan pasca panen, kunjungan ini dimanfaatkan oleh pihak kepolisian untuk bersilaturahmi dan berdialog secara langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi serta keluh kesah mereka terkait kendala dalam sektor pertanian. Di bawah terik matahari, para petani dengan terbuka menyampaikan beberapa persoalan krusial yang selama ini menghambat produktivitas lahan mereka.

Salah satu kendala utama yang dikeluhkan oleh para petani di Desa Tebluru adalah serangan hama tikus yang masif, yang kerap kali merusak tanaman sebelum masa panen tiba. Selain itu, isu klasik terkait keterlambatan penyaluran pupuk bersubsidi dari pemerintah juga menjadi topik hangat dalam diskusi tersebut. Keterlambatan distribusi pupuk ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada siklus tanam berikutnya, mengingat pupuk merupakan komponen vital dalam menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen.

Mendengar keluhan tersebut, personel Polsek Solokuro memberikan tanggapan yang responsif. Pihak kepolisian berkomitmen untuk tidak tinggal diam dalam membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto menyatakan bahwa kepolisian akan segera mengambil langkah konkret dengan melakukan koordinasi intensif bersama pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Solokuro.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2