Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh agama merupakan kunci dalam memelihara kondusifitas wilayah. Dengan terciptanya generasi muda yang cerdas dan berkarakter, diharapkan potensi kerawanan sosial akibat kenakalan remaja dapat diminimalisir.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa Polri senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat, mendukung setiap inisiatif positif yang mampu merajut persatuan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara. Selamat kepada para juara FASI dan selamat bekerja bagi jajaran DPW BKPRMI yang baru dilantik,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kemeriahan acara ditutup dengan prosesi penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari berbagai cabang perlombaan. Riuh rendah tepuk tangan penonton mengiringi langkah para peserta yang berhasil menorehkan prestasi. Selain pemberian hadiah, momen ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara para pembina, peserta, dan seluruh elemen masyarakat yang hadir.

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari laporan panitia hingga pelantikan pengurus baru, berlangsung dengan tertib dan lancar. Sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, dan organisasi keagamaan dalam menyukseskan FASI XIII mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di Kota Pematangsiantar.

Keikutsertaan Polri dalam mendukung ajang ini menjadi bukti komitmen untuk terus hadir dalam setiap aspek pembangunan masyarakat. Harapannya, semangat FASI tidak berhenti saat acara usai, melainkan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, demi menciptakan generasi penerus yang tidak hanya kompetitif secara intelektual, namun juga memiliki integritas dan komitmen moral yang tinggi terhadap bangsa dan negara.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2