Ipda Rikad menambahkan, akibat rem blong yang dialami truk tersebut kemudian menabrak belasan orang yang bubaran karnaval, dua sepeda motor sebelum lajunya berhenti usai menabrak satu mobil Avanza.
“Dua orang meninggal dunia di tempat. Kemudian satu korban meninggal waktu dalam perawatan di Rumah Sakit Sumberglagah. Para korban yang meninggal adalah pengunjung karnaval dan pemotor,” imbuhnya.
Akibat insiden berdarah ini, Kepolisian belum merinci identitas dari para korban meninggal beserta sopir truk tersebut, karena saat ini petugas masih melakukan pengecekan dan identifikasi. Sementara untuk kelaikan truk tersebut, kata Ipda Rikad, dinyatakan dalam kondisi baik.
“Dilihat dari jenis kendaraannya dalam posisi normal. Ini mungkin ya ada dari turunan atas, kemudian remnya ini panas. Jadi kalau rem panas bisa jadi gagal pengereman,” pungkasnya.





