BERITASIBER.COM – Menjelang awal pekan yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Deket, Polres Lamongan, secara konsisten menggelar kegiatan pengaturan arus lalu lintas di kawasan Jalur Lingkar Utara (JLU) sisi timur. Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya konkret untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi seluruh pengguna jalan.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026) tersebut difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan serta area yang memiliki potensi risiko kecelakaan tinggi. Mengingat JLU merupakan jalur strategis yang menghubungkan akses antardaerah, tingginya volume kendaraan pada hari libur maupun transisi menuju hari kerja sering kali menimbulkan penumpukan kendaraan jika tidak dikelola dengan baik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas ini bukanlah kegiatan rutin biasa, melainkan respons cepat kepolisian dalam memetakan titik kerawanan di wilayah hukumnya. Dengan hadirnya personel Polri di lapangan, diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintasi jalur tersebut.

“Tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan. Dengan melakukan pengaturan secara terjadwal, terutama di titik-titik padat seperti di JLU timur, kami berupaya meminimalisir potensi terjadinya kemacetan yang menghambat aktivitas warga, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas),” ungkapnya.

Dalam praktiknya, personel di lapangan tidak hanya melakukan pengaturan arus kendaraan, tetapi juga melakukan tindakan persuasif bagi pengendara yang kurang tertib. Edukasi langsung di jalan raya dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Langkah ini juga menjadi bentuk preventif dari Polri agar tidak terjadi pelanggaran yang berujung pada kecelakaan fatal.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di kawasan jalur utama, mendapatkan apresiasi positif dari warga sekitar maupun pengendara yang melintas. Banyak pengguna jalan merasa terbantu dengan adanya petugas yang sigap mengurai kepadatan, terutama di persimpangan atau area yang memiliki arus kendaraan yang kompleks.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2