LAMONGAN – Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, meningkatkan kegiatan patroli malam melalui Blue Light Patrol di sejumlah titik wilayah hukumnya, Rabu (12/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 4C (curas, curat, dan kejahatan konvensional lainnya), gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), serta mencegah potensi gesekan antarperguruan silat yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
Kapolsek Sarirejo, IPTU Moch. Sokep, S.H., mengatakan bahwa patroli malam merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Patroli Blue Light kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas maupun potensi gesekan antarperguruan silat. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar IPTU Moch. Sokep.
Patroli dilaksanakan mulai sekitar pukul 23.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan dua anggota jaga Polsek Sarirejo. Salah satu sasaran patroli berada di Jalan Raya Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, serta sejumlah titik lain yang dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap gangguan keamanan.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan patroli dengan kendaraan dinas, tetapi juga melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendekatan secara humanis kepada masyarakat. Petugas menyambangi sejumlah pemuda maupun tokoh masyarakat yang masih terlihat berkumpul pada malam hari.
Kepada para pemuda yang masih bergerombol, petugas memberikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Mereka juga dihimbau untuk segera kembali ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif sekaligus membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat.
Selain menyasar kerumunan pemuda, personel juga melaksanakan patroli dan standby di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kejahatan konvensional. Perhatian diberikan terutama pada ruas jalan yang kondisinya rusak maupun minim penerangan atau gelap, karena kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.





