BERITASIBER.COM | JAKARTA – Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, kulit buah cempedak bukanlah sampah, melainkan “emas” kuliner yang menggugah selera.
Mandai, begitu sebutannya, adalah bukti nyata kearifan lokal dalam mengolah bahan pangan secara cerdas.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Melalui proses fermentasi sederhana menggunakan garam, tekstur kulit yang awalnya keras berubah menjadi lembut dengan cita rasa gurih-asam yang unik.
Kunci kelezatan Mandai terletak pada lama pemeramannya. Semakin lama disimpan dalam wadah tertutup berisi air garam, semakin meresap bumbunya dan semakin empuk teksturnya.
Artikel Rekomendasi
Halaman:






