“Satu minggu kita akan cari lahannya, kita tidak ingin anak-anak kita terganggu sekolahnya, ikut memikirkan sekolahnya yang sedang sengketa,” ujar Bobby.
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan DPRD Provinsi Sumut, khususnya Komisi E yang telah memberikan masukan terkait penyelesaian masalah SMAN 5 Pematangsiantar.
“Sama-sama kita ketahui pemerintah provinsi hari ini punya program prioritas, dan pendidikan salah satu program prioritas yang ada di dalamnya. Oleh karena itu kami selalu mencoba memperbaiki fasilitas dan sarana prasarana dan juga untuk kesejahteraan para guru yang ada di Sumatera Utara, khususnya SMA dan SMK. SMA Negeri 5 Siantar ini menjadi salah satu prioritas ataupun sorotan karena ada persoalannya. sudah dijelaskan dan bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan,” katanya.
Bobby melanjutkan, selama ini sarana dan prasarana di SMAN 5 Pematangsiantar tidak bisa diperbaiki, bukan karena tidak mau ataupun karena tidak ada dana. Namun karena secara kepemilikan lahan dan bangunan bukan dikuasai oleh pemerintah.
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, mengatakan sejauh ini Pemko Pematangsiantar belum memiliki aset lahan yang bisa diperuntukan untuk relokasi SMAN 5.
“Tidak ada lahan yang luas, kecuali di (Kelurahan) Gurilla (Kecamatan Siantar Sitalasari) yang peruntukan untuk TPA. Kami hanya memiliki beberapa aset seluas kurang lebih 800 meter persegi. Saat ini ada yang untuk tempat pemilahan sampah sementara dan lokasinya di samping Terminal Tanjung Pinggir,” kata Wesly.
Ditambahkan Wesly, Pemko Pematangsiantar perlu melakukan identifikasi lokasi.
“Kami juga akan tergabung dalam tim pengadaan, yang nantinya anggaran kami akan didiskusikan dengan (pemerintah) provinsi,” katanya.
Sebelumnya, Kadisdik Pemprov Sumut Alex Sinulingga mengatakan pertemuan tersebut terkait permasalahan lahan SMAN 5 Pematangsiantar.
“Karena kita tahu status lahan SMAN 5 Siantar ini masih dalam proses PK. Namun selama 19 tahun ini belum mendapat perhatian pembangunan karena permasalahan aset. Jadi kemarin kami berdiskusi dengan kepala sekolah terkait solusi yang kita rencanakan untuk perbaikan infrastruktur sekolah demi kemajuan SMAN 5 Siantar ini,” katanya.
Anggota DPRD Sumut Subandi dan Ikhwan Ritonga berharap permasalahan SMAN 5 Pematangsiantar bisa diselesaikan Pemprov Sumut.
“Harapan kita persoalan ini selesai, dan anak-anak nyaman,” tukasnya. (Pirhot Nababan)





