Anang mengungkapkan, pengawasan telah dilakukan secara bertahap sejak 9 Desember 2025 oleh tim Disperindag Lamongan di sejumlah SPBU. Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran, baik dari sisi ketersediaan BBM maupun fungsi alat ukur.

Selain itu, Disperindag Lamongan juga terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pengelola SPBU. Berdasarkan informasi yang diterima, pasokan BBM menjelang Tahun Baru dipastikan mencukupi, bahkan telah disiapkan langkah penambahan stok untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami juga fokus melakukan pengawasan di SPBU yang berada di jalur arteri dan jalan nasional, karena jalur ini menjadi akses utama masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh,” tambahnya.

Dengan pengawasan ini, Disperindag Lamongan berharap masyarakat dapat merasa aman, nyaman, dan terlindungi saat melakukan pengisian BBM selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Tujuan utama kami adalah memastikan pelayanan berjalan optimal dan masyarakat tidak dirugikan,” pungkas Anang.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2