Jaksa Agung juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang telah mendukung peningkatan kualitas pendidikan di STIH Adhyaksa, di antaranya PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk, PT Jakarta Propertindo, dan Kementerian PUPR.
“Dukungan ini mencerminkan sinergi yang kuat untuk memajukan pendidikan hukum di Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Jaksa Agung menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai hukum dan mentalitas unggul bagi para mahasiswa.
“Keberhasilan lulusan hukum tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh niat dan usaha dalam mengembangkan diri serta beradaptasi dengan dinamika ilmu hukum, ” tegasnya.
Sebagai penutup, Jaksa Agung berharap gedung baru ini menjadi simbol semangat untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan hukum di Indonesia.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Adhyaksa resmi saya resmikan. Semoga fasilitas ini mampu mendorong STIH Adhyaksa mencetak lulusan berkualitas yang dapat bersaing secara global,” pungkasnya.
Peresmian ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dewan Pembina Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa.
Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani, S. H., LL. M., Ketua Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa Dr. R. Narendra Jatna, S. H., LL. M., Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ir. Simon Aloysius Mantiri, S. T., M. B. A., Ketua STIH Adhyaksa Hasbullah, S. H., M. H., CIIQA, jajaran pengurus, dosen, pejabat kejaksaan, serta mitra internasional.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






