MOJOKERTO, BeritaSiber.com — Biji jagung, kacang hijau, dan beras yang selama ini dikenal sebagai bahan pangan disulap menjadi media berkarya oleh anak-anak Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
Sebanyak 20 siswa sekolah dasar mengikuti workshop kolase biji-bijian dalam rangkaian program Jagawana 5.0, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Dilem tersebut digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) bersama mahasiswa Universitas Airlangga. Anak-anak tidak hanya diajak membuat karya seni, tetapi juga diperkenalkan pada pemanfaatan bahan sederhana yang berasal dari lingkungan sekitar.
Workshop kolase ini menjadi salah satu kegiatan edukatif dalam rangkaian Jagawana 5.0. Program tersebut memang membawa misi pemberdayaan masyarakat Desa Dilem melalui sejumlah kegiatan di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga pengembangan potensi masyarakat.
Diawali Games, Anak-anak Diajak Lebih Aktif
Suasana kegiatan dibuat tidak kaku. Setelah melakukan registrasi, peserta mengikuti pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara. Panitia kemudian mengajak anak-anak bermain sejumlah games.
Permainan tersebut menjadi cara panitia mencairkan suasana sekaligus membangun interaksi antara anak-anak dengan mahasiswa. Anak-anak terlihat lebih leluasa berkomunikasi dan mengikuti arahan sebelum masuk ke kegiatan utama.
Setelah sesi permainan selesai, peserta mulai diperkenalkan dengan kegiatan kolase.
Panitia menyiapkan sejumlah bahan, di antaranya biji jagung, kacang hijau, dan beras. Bahan-bahan tersebut kemudian digunakan untuk mengisi pola yang telah disediakan.
Dengan pendampingan mahasiswa Unair, anak-anak mulai memilih biji yang akan digunakan. Mereka kemudian mengoleskan perekat dan menempelkan biji-bijian satu per satu hingga membentuk gambar sesuai pola.
Meski menggunakan bahan yang sama, hasil karya setiap anak terlihat berbeda. Ada yang memilih menyusun biji dengan pola sederhana, sementara peserta lainnya mencoba mengombinasikan beberapa jenis biji untuk menghasilkan tampilan yang lebih beragam.
Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk bereksperimen tanpa harus terpaku pada satu bentuk hasil akhir.
Belajar dari Bahan yang Ada di Sekitar
Di balik aktivitas membuat kolase, terdapat pesan edukasi yang ingin disampaikan kepada peserta. Anak-anak diajak melihat benda-benda sederhana di sekitar mereka sebagai sesuatu yang memiliki nilai guna.
Biji-bijian yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari dapat digunakan sebagai media seni. Pendekatan tersebut membuat proses belajar terasa lebih dekat dengan pengalaman anak.





