Keduanya diduga memotong kabel kontak kendaraan korban. Kabel tersebut kemudian disambungkan kembali dengan cara tertentu sehingga sepeda motor dapat dihidupkan tanpa menggunakan kunci kontak.

Modus tersebut membuat pelaku dapat membawa kendaraan dari lokasi parkir meskipun sepeda motor dalam keadaan terkunci stang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Motif sementara aksi nekat kedua pelaku disinyalir karena terdesak faktor ekonomi,” kata Nur Fajri.

Meski demikian, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa dan keterlibatan masing-masing tersangka dalam kasus tersebut.

Motor Korban Berhasil Diamankan

Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya satu unit Honda Vario 125 CC warna merah yang diduga merupakan kendaraan milik korban.

Kendaraan tersebut dilengkapi dengan dokumen berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Barang bukti kini diamankan untuk kepentingan proses penyidikan dan pembuktian perkara.

Sementara itu, kedua tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melengkapi administrasi penyidikan sebelum berkas perkara dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terancam Hukuman hingga Sembilan Tahun

Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan.

Pasal tersebut mengancam pelaku dengan pidana penjara maksimal sembilan tahun.

Nur Fajri mengatakan penyidik saat ini masih menyelesaikan kelengkapan administrasi penyidikan atau mindik. Setelah seluruh proses penyidikan dinyatakan lengkap, berkas perkara akan segera dilimpahkan kepada JPU untuk proses hukum selanjutnya.

“Saat ini penyidik tengah melengkapi administrasi penyidikan (mindik) untuk segera melimpahkan berkas perkara tahap pertama kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU),” pungkasnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan, termasuk memastikan penggunaan kunci tambahan dan memarkir sepeda motor di lokasi yang aman. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkecil peluang terjadinya pencurian kendaraan bermotor.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2