BERITASIBER.COM | RUTENG — Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik dan riset di kalangan mahasiswa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan kuliah tamu nasional yang digelar di Aula Lantai 5 Gedung Utama Timur Kampus Unika Santu Paulus, Sabtu (28/2).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Dr. Syaharuddin dari Universitas Muhammadiyah Mataram dan Dr. Muhamad Daut Siaglan dari Universitas Singaperbangsa Karawang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kuliah tamu ini secara khusus diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dan bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya riset serta publikasi ilmiah sejak dini. Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Dalam pemaparannya, Dr. Syaharuddin menegaskan bahwa karya ilmiah mahasiswa, terutama skripsi, seharusnya tidak berhenti sebagai arsip perpustakaan. Menurutnya, publikasi ilmiah merupakan cara paling efektif agar hasil penelitian dapat dibaca, dimanfaatkan, dan dikembangkan lebih lanjut oleh komunitas akademik.

“Jika skripsi hanya tersimpan di perpustakaan, manfaatnya sangat terbatas. Namun ketika dipublikasikan, penelitian tersebut akan dibaca, disitasi, dan berkontribusi bagi perkembangan ilmu. Di situlah nilai sejati sebuah riset,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peluang mahasiswa untuk menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah, selama penelitian yang dilakukan memenuhi standar dan diterbitkan pada jurnal bereputasi. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga etika akademik, terutama dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2