Masih menurut Mochamad Nur Arifin, kadang fasilitas umum yang dibangun sudah tidak berfungsi. Juga terdapat water-water tapping. Orang bisa langsung bisa minum air di taman taman, tapi karena tidak ada sosialisasi orang tidak ngerti apa itu fungsinya dan akhirnya belum termanfaatkan dengan baik.
“Selain itu, ini juga edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga,” tutupnya.
Dari pantauan awak media, Selain memanfaatkan kegiatan Coffee Morning untuk evaluasi kegiatan rutin pemerintah, Bupati Trenggalek mencoba memanfaatkan kegiatan ini untuk mengevaluasi fasilitas umum yang dimiliki. Setiap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan membawa kursi roda atau stroler. Tujuannya merasakan pengalaman sebagai pengguna fasilitas umum.






