BERITASIBER.COM | SUMENEP – Sebuah baliho bertuliskan “Selamat Datang di Desa Maling” mendadak menghebohkan warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, pada Selasa (26/8/2025) sore.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Baliho berukuran besar itu terpasang tepat di depan rumah salah satu warga bernama Sijid Maulana Hidayat, yang baru saja menjadi korban pencurian.

Aksi tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Sijid, rumahnya telah dibobol maling untuk kedua kalinya, dan meski barang yang dicuri bukan tergolong mewah, kejadian ini meninggalkan rasa kecewa dan trauma mendalam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ini sudah kali kedua rumah saya jadi sasaran pencurian. Meski yang hilang bukan barang mewah, tetap saja bikin sakit hati karena rumah diacak-acak,” ujar Sijid kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).

Dalam aksi pencurian yang terjadi dini hari sebelumnya, pelaku berhasil membawa kabur satu dus minyak goreng Sunco (2 liter), 16 kilogram gula pasir, televisi LED 55 inci merek Changhong, serta satu tabung gas LPG.

Merasa frustasi dengan situasi keamanan di desanya, Sijid terinspirasi dari aksi viral serupa yang pernah dilakukan seorang pengusaha di Pamekasan, dan memutuskan memasang baliho sebagai bentuk protes terbuka.

“Kalau sudah viral, biasanya masalah cepat direspons. Jadi saya pasang supaya aparat lebih cepat bergerak dan masyarakat saling menjaga,” ujarnya.

Langkah itu menuai berbagai respons. Warga sekitar disebut mendukung tindakan Sijid, meski pemerintah desa sempat memintanya menurunkan baliho. Namun Sijid menegaskan, baliho hanya akan diturunkan jika pelaku sudah tertangkap.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2