BERITASIBER.COM — Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan mendadak tegang pada Jumat (8/5). Tanpa ada kebocoran informasi sebelumnya, ratusan petugas gabungan bersenjata lengkap dan membawa peralatan khusus langsung mengepung dan merangsek masuk ke dalam area blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah tak biasa ini merupakan bagian dari inspeksi mendadak (sidak) skala besar sekaligus pelaksanaan tes urine massal. Agenda ini digelar sebagai langkah konkret dalam meneguhkan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Halinar).

Sidak yang berlangsung cepat dan terukur ini tidak hanya melibatkan internal petugas Lapas. Demi menjaga transparansi serta objektivitas, Lapas Lamongan menggandeng jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) eksternal. Personel dari Polres Lamongan, Kodim 0812 Lamongan, hingga Subdenpom V/2-3 Lamongan dikerahkan untuk mem-back up penuh jalannya operasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Begitu gerbang blok dibuka, petugas langsung menyebar dan membagi tim ke seluruh titik sel tahanan. Mulai dari Blok Hunian A hingga blok maksimum, semua disisir tanpa celah. Petugas memeriksa secara detail setiap sudut kamar, ventilasi udara, lipatan pakaian, hingga area sanitasi yang kerap dicurigai sebagai tempat penyembunyian barang-barang terlarang.

Meskipun dilakukan secara mendadak dan melibatkan pengamanan ketat, jalannya penggeledahan tetap mengedepankan prinsip humanis dan menghormati hak-hak kemanusiaan para warga binaan.

Setelah hampir dua jam menyisir seluruh sudut blok hunian, hasil mengejutkan sekaligus melegakan pun didapatkan. Petugas gabungan tidak menemukan satu pun barang terlarang seperti smartphone ilegal, narkotika, obat-obatan terlarang, maupun senjata tajam (sajam).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2