Keberhasilan mempertahankan kondisi steril ini menjadi indikator kuat bahwa pengawasan harian dan sistem keamanan berlapis yang diterapkan oleh jajaran internal Lapas Lamongan bekerja dengan sangat efektif.
Usai penggeledahan fisik selesai, ketegangan belum berakhir. Seluruh warga binaan beserta jajaran pegawai Lapas Lamongan langsung diarahkan untuk mengikuti tes urine massal. Proses pengambilan sampel urine ini dikawal ketat dan dipantau langsung oleh tim medis dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik guna memastikan tidak ada manipulasi sampel.
Berdasarkan hasil pengujian laboratorium instan yang dilakukan di lokasi, seluruh peserta baik petugas maupun warga binaan dinyatakan 100% negatif dari segala jenis narkotika.
Kepala Lapas Kelas IIB Lamongan, Heri Sulistyo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan yang terlibat, sekaligus kepada warga binaan yang bersikap kooperatif selama jalannya sidak.
“Sidak gabungan dan tes urine ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap Ikrar Pemasyarakatan Bersih Halinar. Kami ingin memberikan jaminan bahwa Lapas Lamongan adalah lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba maupun praktik penipuan,” tegas Heri Sulistyo.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan deteksi dini seperti ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. Pihak Lapas Lamongan berkomitmen untuk terus menggelar razia serupa secara berkala dan acak guna menutup rapat segala celah potensi gangguan keamanan di masa mendatang.





