BERITASIBER.COM | JAKARTA – Banyak orang terbiasa menyambung colokan listrik secara berderet atau “renteng-renteng” untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik sekaligus. Padahal, kebiasaan ini ternyata sangat berbahaya dan bisa memicu korsleting hingga kebakaran rumah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut para ahli kelistrikan, penyambungan colokan beruntun bisa menyebabkan beban listrik berlebih (overload). Ketika satu stop kontak dipaksa menanggung banyak alat elektronik seperti TV, kulkas, dan charger, arus listrik menjadi terlalu besar. Akibatnya, kabel cepat panas, meleleh, bahkan menimbulkan api.

Selain itu, sambungan renteng sering membuat kontak listrik longgar, sehingga muncul percikan api kecil (sparks) yang sulit terdeteksi. Percikan ini bisa menjadi pemicu korsleting jika mengenai bahan mudah terbakar seperti tirai atau perabot rumah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kualitas kabel pada colokan sambungan juga sering kali tidak sesuai standar. Banyak produk murah di pasaran menggunakan kabel tipis yang tidak mampu menghantarkan arus besar. Hal ini membuat colokan cepat panas dan berpotensi merusak alat elektronik yang terhubung.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2