Warga lainnya juga menilai operator pelayanan kurang memperhatikan antrean secara keseluruhan dan justru Sebaliknya, petugas dinilai tampak terlihat lebih fokus melayani orang-orang tertentu yang diduga mendapat prioritas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Saya dari tadi disini pak, sebentar saya masuk duduk didalam, karena belum dilayani saya keluar lagi, dan ini sudah berkali kali saya lakukan pak, tapi setiap saya sodorkan berkas permohonan SKCK ku , operatornya bilang “duduk maki dulu”. Saya duduk sudah Berjam jam, dan tidak juga dihiraukan operatornya pak yang ditengah itu”, Ungkap Sunarti yang datang bersama Muhammad Sakti dari kecamatan bulukumpa.

Lanjut Sunarti, dengan nada kecewa, menyalurkan kejengkelannya, saat dirinya melihat langsung operator lebih sibuk pada sekumpulan orang yang berada disamping dan belakang meja kerjanya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

” Itu operator yang ditengah itu pak, kami sama sekali tidak dihiraukan, antrian di pelayan ini juga tidak jelas, karena ada yang baru datang dari luar, langsung menghadap operator dan berkasnya diterima, sementara kami yang didalam menunggu dari tadi namun tidak di akomodir, ujung ujungnya, kami disuruh datang lagi besok”, Kata Sunarti dengan raut wajah kecewa kepada salah satu operator yang duduk dibagian tengah meja pelayanan.

Sebagaimana diketahui, Sejak pagi, ratusan pemohon sudah memenuhi Kantor Polres Bulukumba untuk mengurus SKCK.

Membludaknya jumlah pemohon disebut berkaitan dengan syarat administrasi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala, yang dikompirmasi awak media, melalui pesan WhatsApp, Rabu Malam, 10/09, Hingga berita ini diturunkan, belum memberikan tanggapan.

Warga mendesak Kapolres Bulukumba segera turun tangan melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pelayanan SKCK agar lebih tertib, transparan, dan adil bagi seluruh pemohon.(Arie)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2