Sementara itu, dalam diskusi yang berlangsung, terungkap bahwa di Jawa Timur terdapat sekitar 1,2 juta hektar lahan pertanian, namun hanya 59% yang dapat dipanen secara optimal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kita perlu mencari solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan yang tidak terpakai, terutama di musim hujan,” ungkap Rofiq.

Anggota DPRD Jatim fraksi Gerindra itu juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta, untuk mendukung program ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kita harus bersinergi demi kepentingan nasional, dan Jawa Timur harus menjadi bagian dari upaya ini,” tambahnya.

Acara ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus berkolaborasi dan berinovasi dalam mendukung program swasembada pangan, demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Indonesia.

“Dengan dukungan penuh dari semua pihak, diharapkan target swasembada pangan dapat tercapai dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Acara sarasehan bersama PPL dan Gapoktan di Lamongan ini terlihat begitu antusias, selain bisa memahami strategi serta langkah-langkah efektif guna mempercepat program swasembada pangan, peserta juga bisa sharing informasi serta kendala yang dihadapi selama tugas di lapangan untuk mendapatkan solusi terbaik.(Bs)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2