BERITASIBER.COM — Wali Kota Wesly Silalahi menerima piagam penghargaan dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia atas dukungan dan partisipasi aktif Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) BKPRMI yang berlangsung di Ballroom Hotel The Tavia Heritage, Jakarta, Kamis (14/05/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemko Pematangsiantar dalam mendukung Program Ramadhan Ceria 1447 Hijriah/2026 Masehi, kegiatan sosial peduli anak yatim, serta pembinaan pemuda remaja masjid di Kota Pematangsiantar.
Rapimnas BKPRMI tahun ini mengangkat tema “Pemuda Remaja Masjid sebagai Kekuatan Sosial dalam Mendukung Stabilitas, Ketahanan Nasional, dan Persatuan Indonesia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran generasi muda berbasis masjid dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Selain penghargaan kepada Wali Kota Pematangsiantar, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Kota Pematangsiantar juga menerima apresiasi tingkat nasional. DPW BKPRMI Pematangsiantar berhasil meraih Penghargaan Terbaik Kelima Nasional dalam Lomba Video Dokumenter Ramadhan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) BKPRMI Tahun 1447 H/2026 M.
Ketua BKPRMI Pematangsiantar, Ahmad Khoir Parinduri, mengatakan penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan perhatian pemerintah daerah terhadap berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan BKPRMI.
“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan perhatian Bapak Wali Kota terhadap kegiatan BKPRMI, termasuk kepedulian kepada anak yatim dan pembinaan pemuda masjid,” ujarnya.
Kegiatan Rapimnas tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional serta perwakilan kementerian dan lembaga negara. Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, menegaskan bahwa BKPRMI terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru mengaji dan memperluas kerja sama lintas sektor.
Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk memperkuat program pembinaan umat, termasuk di bidang koperasi, sosial ekonomi, dan perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.





