BERITASIBER.COM | BULUKUMBA – Aktivitas tambang galian C yang diduga beroperasi tanpa izin di Dusun Mampua, Desa Manyampa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menuai sorotan dari warga setempat.
Kegiatan penambangan yang berlangsung hampir setiap hari, bahkan hingga larut malam, dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serta kerusakan infrastruktur desa.
Sejumlah warga mengeluhkan suara bising alat berat dan lalu lalang dump truk bermuatan tanah yang melintas di jalan desa sejak pagi hingga malam hari. Kondisi tersebut disebut sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir dan semakin meresahkan masyarakat sekitar.
“Setiap hari ada saja dump truk yang lewat. Kadang sampai malam masih beroperasi. Suara alat berat juga sangat mengganggu, terutama saat malam hari ketika warga sedang beristirahat,” ujar salah seorang warga Dusun Mampua yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (16/2/2026).
Selain kebisingan, warga juga mengeluhkan debu yang beterbangan saat siang hari akibat aktivitas kendaraan berat yang keluar masuk lokasi tambang. Debu tersebut dinilai mengganggu kesehatan serta mengotori lingkungan permukiman warga.
“Kalau siang, debu masuk ke rumah-rumah. Jalanan juga jadi kotor dan licin kalau hujan. Kami khawatir ini akan berdampak buruk bagi kesehatan dan keselamatan warga,” tambahnya.
Warga menduga aktivitas tambang galian C tersebut tidak mengantongi izin resmi. Pasalnya, di sekitar lokasi tidak terlihat papan informasi proyek maupun dokumen perizinan sebagaimana lazimnya kegiatan pertambangan legal. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi pelanggaran hukum serta dampak lingkungan jangka panjang.
Tambang galian C umumnya mencakup pengambilan material seperti pasir, batu, dan tanah urug yang banyak digunakan untuk kebutuhan konstruksi. Namun, aktivitas pertambangan tanpa izin dinilai melanggar ketentuan perundang-undangan dan dapat merusak ekosistem, mengganggu keseimbangan lingkungan, serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan akibat lalu lintas kendaraan bertonase besar.






