Kapolsek Solokuro juga menyatakan komitmennya untuk terus menggandeng berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pendekatan tersebut tidak hanya menyasar pemuda dan pelajar, tetapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama serta seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Solokuro.

AKP Joko menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan kebersamaan serta komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami berkomitmen terus mengajak, merangkul dan menggandeng semua kalangan, mulai pemuda dan pelajar, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga seluruh masyarakat. Tujuan kita sama, yaitu menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk, damai, aman dan kondusif secara berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Joko juga mengajak para pelajar untuk membiasakan hidup guyub, rukun dan menjaga persatuan. Perbedaan pendapat maupun persoalan antarpelajar diminta tidak diselesaikan dengan kekerasan.

Ia secara khusus mengingatkan para siswa agar tidak terlibat tawuran. Menurutnya, tawuran bukan merupakan jalan keluar untuk menyelesaikan persoalan dan justru berpotensi menimbulkan kerugian, baik bagi diri sendiri, keluarga, sekolah maupun masyarakat.

“Hiduplah guyub, rukun dan bersatu dalam hal-hal yang positif. Jangan melakukan tawuran. Kalau ada persoalan, selesaikan dengan komunikasi yang baik dan jangan menggunakan kekerasan. Tunjukkan bahwa pelajar di Kecamatan Solokuro mampu menjadi contoh dalam menjaga persaudaraan dan kedamaian,” pesan AKP Joko.

Lebih lanjut, ia berharap para siswa dapat mengisi waktu dengan belajar, kegiatan keagamaan, olahraga, organisasi maupun aktivitas produktif lainnya. Kebiasaan positif dinilai dapat membantu pelajar membangun karakter, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif tersebut, Polsek Solokuro berupaya memperkuat hubungan antara kepolisian dengan lingkungan pendidikan dan masyarakat. Sinergi itu diharapkan mampu menciptakan pencegahan sejak dini terhadap narkoba, hoaks, tawuran maupun berbagai gangguan kamtibmas lainnya.

“Keamanan bukan hanya menjadi tugas polisi. Kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau masyarakat guyub dan rukun, para pemudanya melakukan kegiatan positif, pelajarnya rajin belajar serta semua pihak saling menjaga, insyaallah lingkungan kita akan tetap aman, damai dan kondusif,” pungkas AKP Joko.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2