LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro Polres Lamongan, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., mengedepankan pendekatan persuasif dalam memberikan pembinaan kepada para pelajar MA Darul Ma’arif, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Melalui pendekatan yang merangkul dan mengajak, kepolisian mendorong para siswa menjauhi narkoba, menolak berita hoaks serta tidak terlibat tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
AKP Joko Suprianto mengatakan, kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab melakukan pencegahan melalui edukasi dan membangun kedekatan dengan generasi muda.
Menurutnya, pelajar perlu mendapatkan pendampingan dan keteladanan agar mampu menentukan pilihan yang benar dalam pergaulan maupun ketika menggunakan media sosial.
“Anak-anak kita jangan hanya diberi larangan, tetapi juga harus dirangkul, diajak dan diberikan pemahaman. Mari bersama-sama menjauhi narkoba, menolak berita hoaks dan mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif. Masa depan kalian masih panjang dan jangan sampai rusak karena pergaulan maupun tindakan yang keliru,” ujar AKP Joko.
Ia menegaskan, narkoba menjadi salah satu ancaman serius yang harus dihindari generasi muda. Para pelajar diminta tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun, meski hanya karena rasa penasaran maupun terpengaruh ajakan lingkungan pergaulan.
Menurutnya, lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Karena itu, komunikasi antara pelajar, orang tua, guru dan aparat keamanan harus terus dibangun agar persoalan yang muncul dapat dicegah sejak dini.
Selain narkoba, AKP Joko mengingatkan pelajar agar semakin cerdas dalam menerima informasi di era digital. Berbagai informasi yang muncul melalui media sosial maupun grup percakapan tidak boleh langsung dianggap benar dan disebarluaskan.
“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Biasakan melakukan pengecekan terlebih dahulu. Kalau ternyata hoaks, jangan diteruskan. Kita harus bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat dan tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi yang dapat meresahkan masyarakat,” katanya.





