BANDUNG BARAT, BeritaSiber.com – Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RS Cahaya Kawaluyan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua BURT DPR RI Alien Mus tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan pelaksanaan Program Jamkestama berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam peninjauan itu, BURT DPR RI memberikan perhatian terhadap sejumlah aspek pelayanan, mulai dari kesiapan fasilitas rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga mekanisme administrasi bagi peserta Jamkestama. Selain itu, akurasi database kepesertaan serta mekanisme klaim dan penagihan menjadi bagian penting yang perlu terus dievaluasi agar tidak menghambat pelayanan kesehatan.

Wakil Ketua BURT DPR RI Alien Mus menegaskan bahwa kualitas layanan harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan seharusnya dapat memperoleh penanganan secara cepat tanpa terkendala persoalan administratif maupun ketidaksesuaian data.

“Kami ingin memastikan standar pelayanan Jamkestama berjalan dengan baik. Fasilitas harus memadai, tenaga kesehatan siap, dan persoalan administrasi maupun data jangan sampai menjadi hambatan bagi peserta ketika membutuhkan layanan kesehatan,” ujar Alien Mus.

Peninjauan secara langsung juga dinilai penting untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi program di tingkat rumah sakit. Dengan demikian, berbagai persoalan maupun kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan dapat menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

BURT DPR RI mendorong agar koordinasi antara rumah sakit dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Jamkestama terus diperkuat. Koordinasi tersebut diperlukan terutama untuk memastikan informasi mengenai kepesertaan selalu diperbarui serta prosedur pelayanan dipahami dengan baik oleh seluruh pihak.

Selain kesiapan sarana dan prasarana kesehatan, aspek sumber daya manusia menjadi bagian yang tidak kalah penting. Tenaga kesehatan dan petugas pelayanan diharapkan memahami prosedur Jamkestama sehingga peserta tidak menghadapi proses yang berbelit ketika memerlukan penanganan medis.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2