LAMONGAN, BeritaSiber.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.

Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto, S.M., M.M. melaksanakan anjangsana dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek mengajak masyarakat mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai salah satu langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan permukiman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto, S.M., M.M. mengatakan, keamanan lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Peran serta masyarakat, khususnya tokoh masyarakat, dinilai sangat penting dalam membangun kepedulian bersama terhadap situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kami mengajak para tokoh masyarakat untuk bersama-sama menggerakkan kembali Siskamling di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian warga terhadap keamanan lingkungannya sekaligus sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas, khususnya 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor,” ujar AKP Joko Suprianto.

Dalam kegiatan anjangsana tersebut, Kapolsek berdialog langsung dengan tokoh masyarakat mengenai situasi keamanan dan ketertiban di Desa Bluri. Komunikasi dua arah dilakukan untuk mengetahui kondisi lingkungan sekaligus menyerap informasi maupun masukan masyarakat berkaitan dengan potensi gangguan kamtibmas.

Menurut Kapolsek, keberadaan Siskamling memiliki peranan penting dalam meningkatkan kewaspadaan warga, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan. Dengan adanya kegiatan ronda secara teratur, masyarakat dapat saling berkomunikasi dan melakukan pengawasan terhadap lingkungan permukiman.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak bersikap acuh terhadap kondisi di sekitarnya. Apabila menemukan orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera berkoordinasi dengan perangkat desa, petugas keamanan lingkungan atau pihak kepolisian.

“Kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terwujud apabila ada kepedulian dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami berharap tokoh masyarakat dapat menjadi penggerak dan mengajak warga untuk kembali meningkatkan kewaspadaan serta menjaga lingkungannya secara bersama-sama,” kata AKP Joko Suprianto.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2