BULUKUMBA,BeritaSiber.com – Sejumlah warga di Desa Bontobangun Palampang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Limbah cair tersebut dikabarkan mengalir ke parit di sekitar pemukiman warga.
Berdasarkan laporan masyarakat sekitar, parit yang berada di dekat area dapur tampak digenangi air berwarna keruh keabu-abuan. Terlihat pula adanya tumpukan sedimentasi dan sedikit sampah organik, serta sisa-sisa pelepah pisang di permukaan tanah di sekitar saluran air.
Kondisi parit yang dikelilingi semak belukar ini terlihat tidak terawat dengan baik.
Padahal, beberapa minggu sebelumnya, tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bulukumba telah meninjau lokasi tersebut. Dari informasi yang dihimpun Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan memberikan rekomendasi perbaikan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi dengan baik dalam mengolah limbah dapur sebelum dibuang.
Namun, menurut pengakuan warga sekitar, upaya tersebut tampaknya belum membuahkan hasil yang memuaskan. Bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah cair dapur MBG masih sering tercium, terutama saat jam operasional dapur atau saat cuaca sedang panas.
Warga mengeluhkan bahwa bau tersebut mengganggu kenyamanan dan dikhawatirkan dapat berdampak buruk pada kesehatan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, yang rumahnya terletak tak jauh dari lokasi dapur, membenarkan adanya bau tersebut.





